Selasa, 03 Januari 2012

Persyaratan Universitas Riset Berat

Untuk menjadi Universitas Riset, persyaratannya dinilai berat karena 25% pembiayaan operasional berasal dari kegiatan riset, kerja sama industri, dan hak kekayaan intelektual. Hal itu dikatakan mantan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Bambang Soehendro, di Yogyakarta, Senin (2/1/2012).

"Syarat tersebut sangat berat untuk mengangkat lebih banyak universitas riset. Universitas dibebani mencari dana sendiri minimal 25 persen, gagasan itu tidak masuk akal dan tidak fair," kata Bambang pada diskusi riset dan pengabdian Universitas Gadjah Mada (UGM).

Menurut dia, meski pun sejumlah perguruan tinggi telah menamakan diri sebagai universitas riset, perguruan tinggi tersebut dapat dipastikan jauh dari memenuhi syarat.

"Perguruan tinggi riset di negara-negara maju sebagian besar dananya masih dari pemerintah, karena dana sponsor dari industri rata-rata kurang dari 10 persen dari total yang diperlukan sebagai biaya riset," ujarnya.

Ia menyebutkan, universitas di Amerika Serikat, misalnya, sumber dana riset dan pengembangan terbanyak dari pemerintah federal seperti dana riset dan pengembangan dari pemerintah federal sebesar 64,6 persen. Dana riset dari industri selalu di bawah 10 persen dan dari dana sendiri 16,6 persen.

Untuk menjadi universitas terbaik memang perlu pengorbanan yang besar dan kerja keras apalagi untuk menjadi universitas riset. Ini merupakan mimpi semua universitas.

0 komentar:

Posting Komentar